Detik-Detik Mengerikan Wahana Putar Patah dan Renggut Nyawa Gadis
Peristiwa nahas berlangsung di sebuah daerah hiburan di tepi Sungai Sanzar, Jizzakh, Uzbekistan. Sebuah wahana putar di taman bermain itu yang sedang dinikmati puluhan pengunjung patah dan terjatuh.
Dilaporkan moment nahas itu menewaskan seorang gadis berusia 19 tahun.
Dilaporkan World Of Buzz, puluhan pengunjung sedang menaiki wahaya ayunan berputar 36 derajat.
Tak tersedia yang menduga, wahana itu tiba-tiba patah di bagian tengah.
Salah satu sisi wahana yang memuat penumpang segera jatuh menghantam tanah.
Seketika teriakan antusias beralih menjadi tangisan histeris. Otoritas Uzbekistan menyebutkan tersedia remaja perempuan yang tewas dalam insiden tersebut.
Namun tidak disebutkan kuantitas orang yang terluka akibat insiden tersebut. Korban yang meninggal dunia dalam perihal tersebut diidentifikasi berinisial MH, berusia 19 tahun.
Roller coaster adalah tidak benar satu wahana favorit di taman hiburan di mana pun di dunia ini. Bahkan, roller coaster menjadi penanda khas suatu taman hiburan.
Jeritan kengerian karena menunggangi wahana ini dapat melepas stres. Namun apa jadinya seandainya roller coaster itu tambah berujung pada maut?
Tanpa bermaksud menakut-nakuti Anda untuk naik roller coaster, tersebut ini adalah 15 kecelakaan paling mengejutkan yang melibatkan wahana di taman hiburan
Wahana bernama Matterhorn adalah wahana tertua di Disneyland karena dibangun pada th. 1959. Sabuk pengaman yang digunakan pada waktu insiden yang melibatkan Regena Young adalah model sabuk dengan gesper pengencang. Belakangan pemasok sabuk pengaman bangkrut, dan Disney menggantinya dengan sabuk pengaman seperti yang ditemukan pada mobil. Sebelum perubahan tersebut, Regena Young naik Matterhorn saat dia jatuh berasal dari daerah duduknya dan tewas sehabis ditabrak kereta lain yang sedang melaju.
Keluarga Young menuntut Disneyland karena tidak tersedia karyawan yang lakukan pemeriksaan pada situasi sabuk pengaman pengunjung sebelum wahana meluncur. Setelah kematian Young, sebetulnya benar bahwa sabuk pengamannya tidak terpasang secara sempurna.
Taman hiburan Darien Lake di New York sedia kan banyak macam wahana saat veteran perang Irak, Sersan James Hackemer, mengalami tragis di dalamnya. Salah satu wahana yang kondang di Darien Lake adalah The Ride of Steel, dan Sersan James pun penasaran inginkan mencobanya.
Meski Sersan James buntung kedua kakinya sehabis bertugas di Irak, tapi selalu diizinkan naik wahana karena sabuk pengaman dianggap masih dapat melindunginya. Perlu diketahui The Ride of Steel itu adalah wahana yang mempunyai banyak kelokan dan tikungan tajam, dan juga dapat melaju dengan kecepatan 50 mil per jam.
Sayangnya, Sersan James terjatuh dan terlempar berasal dari daerah duduknya saat The Ride of Steel menikung dengan kecepatan 50 mil per jam. Dia terjatuh karena bisa saja tak mempunyai kaki yang dapat mengganjal sabuk pengaman.
Pada th. 1995, Six Flags Kentucky Kingdom memperkenalkan wahana baru yang menarik banyak pengunjung ke taman hiburan tersebut. Nama wahana itu adalah Superman Tower of Power yang dirancang untuk menciptakan perasaan terbang ke langit dan jatuh ke bawah dengan kecepatan luar biasa. Superman Tower bakal mempunyai pengunjung naik setinggi 177 kaki, dan menjatuhkannya dengan kecepatan 54 mil per jam berasal dari ketinggian 154 kaki.
Dengan cepat wahana ini menjadi tidak benar satu atraksi yang paling populer. Tapi seutuhnya beralih sehabis insiden pada th. 2007. Saat wahana baru naik 20 kaki berasal dari tanah, lebih dari satu kabel putus dan terasa berayun-ayun di lebih kurang penumpang yang terikat pada daerah duduknya. Kabel-kabel itu kelanjutannya benar-benar berkenaan lebih dari satu penumpang wahana, dan membuat cedera pada muka mereka saat wahana terus naik.
Sayangnya, tidak benar satu kabel melilit kaki penumpang bernama Kaitlyn Lasitter, 16 tahun. Karena wahana terus naik, kedua kakinya putus terasa berasal dari pergelangan kakinya. Gadis itu segera dibawa ke rumah sakit setempat. Hanya satu berasal dari kakinya yang dapat disambung kembali. Kentucky Kingdom pun didenda US$1,000 oleh negara bagian Kentucky yang membuktikan bahwa wahana tidak dijaga kondisinya dengan baik.
Pada th. 1989, bocah 6 th. bernama Ryan Beckstead, mendatangi Lagoon Amusement Park di Utah saat ia mengendarai roller coaster anak-anak Puff The Little Dragon. Wahana sedang dioperasikan oleh operator tidak memiliki pengalaman berusia 8 tahun, yang dilaporkan bertanya kepada sekelompok penumpang apakah mereka inginkan naik lagi.
Saat itu Ryan udah nampak berasal dari wahana saat benda tersebut terasa bergerak lagi, dan bocah itu menyelinap lewat jalan wahana. Ayah Ryan yang menyaksikan itu segera panik dan melompat pagar untuk mengambil anaknya, tapi anak itu udah berada di jalan wahana.
Pada waktu itu, sebuah kereta roller lewat jalan tersebut dan menabrak anak itu. Pada waktu operator mengerti situasi, tidak tersedia yang dapat ia lakukan untuk menghentikan wahana. Ryan pun tewas. Tapi tidak tersedia tuntutan pidana sebagai akibat berasal dari insiden tersebut.
Seluncur air The Verruct di Schlitterbahn Water Park di Kansas City adalah seluncur tertinggi di dunia, dan menjadi sorotan nasional sehabis insiden pada tanggal 7 Agustus 2016. Senator Kansas Scott Schwab mendatangi taman air itu dengan keluarganya, saat anak-anaknya menentukan untuk naik The Verruct. Anaknya yang bernama Caleb, 10 tahun, sebetulnya tidak mencukupi berat minimum untuk dapat mengfungsikan The Verruct.
Namun Caleb selalu naik dan perihal memilukan pun terjadi. Saat meluncur dengan kecepatan 65 mil per jam, Caleb terlempar berasal dari ban karet yang didudukinya. Tubuhnya membentur jaring pengaman dan menabrak batang logam yang menyangga jaring tersebut.
Akibatnya, kepala Caleb putus, dan tubuhnya ditemukan di kolam renang di bawah wahana. Diduga ban yang digunakan terlempar ke udara karena berat anak itu yang dianggap kurang. Namun saksi mata mengaku tali pengaman yang menghambat Caleb rusak.
Ada lebih dari satu wahana ikonik di Disneyland. Salah satunya adalah Big Thunder Mountain Railroad. Marcelo Torres, seorang seniman grafis 22 tahun, naik roller coaster bertema kereta api tersebut pada th. 2003. Saat itu Marcelo naik kereta pertama saat tiba-tiba kereta kedua yang berada lintasan di atasnya menabrak terowongan. Kereta kedua itu kemudian menimpa kereta yang dinaiki Marcelo. Beberapa orang mengalami luka, waktu Marcelo sendiri bernasib mengenaskan. Dia tewas sekejap karena tertimpa benda berat di kepala dan dadanya.
Action Park adalah sebuah taman rekreasi yang beroperasi berasal dari th. 1978 hingga 1996. Taman hiburan ini sempat menjadi topik utama berasal dari sebuah film dokumenter berjudul The Most Insane Amusement Park Ever. Meski hanya beroperasi selama musim panas saja, Action Park udah memakan korban meninggal hingga menggapai enam orang selama 25 th. beroperasi.
Setelah terjual th. 1998, taman ini diakses ulang dengan nama Mountain Creek Ski Resort plus Waterpark. Namun, pemilik asli membelinya ulang pada th. 2010, dan terasa membangkitkan lebih dari satu atraksi lama. Meskipun banyak yang menyerukan tuntutan pada Action Park, tapi pemilik selalu mengoperasikan taman hiburan tersebut. Mereka apalagi beri tambahan atraksi baru.
Meski dikenal sebagai taman rekreasi paling tidak aman, pengunjung masih saja memadatinya liburan. Mereka inginkan sebuah hiburan penguji nyali meski nyawa menjadi taruhannya.
Seluncur air The Verruct di Schlitterbahn Water Park di Kansas City adalah seluncur tertinggi di dunia, dan menjadi sorotan nasional sehabis insiden pada tanggal 7 Agustus 2016. Senator Kansas Scott Schwab mendatangi taman air itu dengan keluarganya, saat anak-anaknya menentukan untuk naik The Verruct. Anaknya yang bernama Caleb, 10 tahun, sebetulnya tidak mencukupi berat minimum untuk dapat mengfungsikan The Verruct.
Namun Caleb selalu naik dan perihal memilukan pun terjadi. Saat meluncur dengan kecepatan 65 mil per jam, Caleb terlempar berasal dari ban karet yang didudukinya. Tubuhnya membentur jaring pengaman dan menabrak batang logam yang menyangga jaring tersebut.
Akibatnya, kepala Caleb putus, dan tubuhnya ditemukan di kolam renang di bawah wahana. Diduga ban yang digunakan terlempar ke udara karena berat anak itu yang dianggap kurang. Namun saksi mata mengaku tali pengaman yang menghambat Caleb rusak.
6. Disneyland, California, Amerika Serikat
Ada lebih dari satu wahana ikonik di Disneyland. Salah satunya adalah Big Thunder Mountain Railroad. Marcelo Torres, seorang seniman grafis 22 tahun, naik roller coaster bertema kereta api tersebut pada th. 2003. Saat itu Marcelo naik kereta pertama saat tiba-tiba kereta kedua yang berada lintasan di atasnya menabrak terowongan. Kereta kedua itu kemudian menimpa kereta yang dinaiki Marcelo. Beberapa orang mengalami luka, waktu Marcelo sendiri bernasib mengenaskan. Dia tewas sekejap karena tertimpa benda berat di kepala dan dadanya.
7. Action Park, Vermon, New Jersey, Amerika Serikat
Action Park adalah sebuah taman rekreasi yang beroperasi berasal dari th. 1978 hingga 1996. Taman hiburan ini sempat menjadi topik utama berasal dari sebuah film dokumenter berjudul The Most Insane Amusement Park Ever. Meski hanya beroperasi selama musim panas saja, Action Park udah memakan korban meninggal hingga menggapai enam orang selama 25 th. beroperasi.
Setelah terjual th. 1998, taman ini diakses ulang dengan nama Mountain Creek Ski Resort plus Waterpark. Namun, pemilik asli membelinya ulang pada th. 2010, dan terasa membangkitkan lebih dari satu atraksi lama. Meskipun banyak yang menyerukan tuntutan pada Action Park, tapi pemilik selalu mengoperasikan taman hiburan tersebut. Mereka apalagi beri tambahan atraksi baru.
Meski dikenal sebagai taman rekreasi paling tidak aman, pengunjung masih saja memadatinya liburan. Mereka inginkan sebuah hiburan penguji nyali meski nyawa menjadi taruhannya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar