Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Selasa, 02 Februari 2021

Aksi Kocak Maling TV Rusak di Solo

Aksi Kocak Maling TV Rusak di Solo

Aksi Kocak Maling TV Rusak di Solo

Warga di Dusun Kodokan, RT 006/RW 002, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar mendadak heboh, Senin sore 1 Februari 2021. Seorang maling terpergok warga usai beraksi masuk ke rumah Sukamti, 60 tahun, dan menggondol satu unit televisi.

Si maling ternyata termasuk membawa satu unit ponsel pintar dan speaker. Barang-barang elektronik itu di tempatkan di lantai di dalam rumah kala kejadian. Sebelumnya, pelaku masuk ke dalam rumah kala Sukamti berada di samping rumah.

" Saya itu habis berasal dari sana (samping rumah) kasih pakan ayam. Saya bawa ember rela ambil jambu. Papasan dengan orang itu (maling). Dia nyangking televisi sambil muncul berasal dari pintu rumah itu bilang gini, " Bu, saya ambil ini" ," ujar Sukamti, menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya.

Sukamti sempat menjawab pertanyaan pelaku. Dia berpikir orang tersebut mampir dikarenakan disuruh seseorang.

" Siapa yang nyuruh, Mas?" ujar Sukamti sembari memperagakan kondisinya kala kejadian. Pelaku sesudah itu lari sembari menenteng televisi.

Menurut Sukamti, pelaku lari sembari menenteng televisi hasil curian.

Di situ, Sukamti masih berupaya mengejar pelaku hingga depan pos kamling di sudut area persawahan. Begitu hingga jalan menikung, Sukamti lihat sejumlah warga di depan rumah. Dia mengfungsikan peristiwa tersebut untuk berteriak menghendaki tolong.

" Saya konsisten teriak-teriak. " Mas, mas" . Ketemu tetangga itu saya bilang kalau dia maling. Tetangga menolong mengejar. Saya pulang membangunkan suami ulang tidur. Kok ya tidak mengerti kalau ada orang masuk rumah ambil barang-barang," kata Sukamti.

Sukamti mengaku tidak lihat pelaku membawa senjata tajam atau tidak. Tetapi, Sukamti lihat pelaku membawa tas punggung. Dia menduga pelaku memasukkan ponsel dan speaker hasil curian ke dalam tas.

" Televisi yang diambil alih itu rusak. Sudah rusak satu bulan ini. Makanya saya menempatkan di lantai. Televisi yang baru ya ada tetapi melekat di tembok," ujarnya sembari tersenyum.

Si maling termasuk sempat berhenti beberapa kala hendak memasukkan televisi ke dalam tas. Tetapi, perihal itu urung dilakukan dikarenakan keburu ketahuan warga lain.

Di segi lain, warga yang berada di lebih kurang wilayah perihal tetapi enggan menjelaskan nama mengaku lihat pelaku dengan rekannya. Seorang rekannya mengendarai sepeda motor.

Menurut dia, pelaku yang terjadi kaki dan terdesak oleh massa itu menentukan mengikis televisi di pinggir jalan.

Pelaku berupaya menyelamatkan diri dengan mengacungkan celurit. Sejumlah warga berupaya menangkap pelaku dengan langkah mengepung. Pelaku dianggap terdesak dan lari ke arah Jalan Raya Karanganyar-Solo atau pas di depan SPBU Papahan.

Pelaku berlari ke kebun, semak-semak, dan terjun ke kali di dekat Perumahan Tirtasani Residence.

Petugas satpam Perumahan Tirtasani Residence, Suparjono, menyebutkan didatangi sejumlah warga kala berjaga di pos penjagaan. Sejumlah warga melaporkan ada maling yang menceburkan diri ke kali. Suparjono menolong menyisir ke pinggir kali.

" Malingnya sembunyi di antara dua tembok begitu. Ada celah kecil. Itu di bawah pohon jambu. Tak suruh muncul tetapi tidak mau. Katanya kuatir massa. Saya berupaya membujuk bahwa dia tidak bakal dihajar massa. Begitu dia keluar, ternyata bawa celurit. Saya minta menyerahkan celurit, tidak mau," tutur Suparjono.

Di segi lain, perwira Polres Karanganyar, Kanit Reg Ident Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Dian Wulandari, melintas. Dian dalam perjalanan pulang ke rumah berasal dari arah Karanganyar ke Solo. Saat itu pukul 17.10 WIB.

" Sampai depan SPBU Papahan itu, ada orang lari-lari. Ada yang bawa celurit juga. Saya kan rela mengerti ada apa. Saya berhenti lalu saya bertanya ada maling. Otomatis saya hubungi markas Polres Karanganyar untuk menghendaki bantuan. Datang pemberian banyak termasuk berasal dari polsek terdekat Polsek Tasikmadu," ungkapnya.

Dian meyakinkan massa belum sempat mengeroyok pelaku. Dia berupaya membujuk pelaku supaya menyerahkan diri dan menjamin tidak bakal dihajar massa.

" Pelaku sempat mengikis celurit ke kali. Tetapi sukses ditemukan. Pelaku rela menyerahkan diri dikarenakan kita pastikan safe berasal dari amuk massa. Dia sempat mengemukakan kuatir dihajar massa makanya sembunyi," katanya.

Pelaku dibawa mengfungsikan mobil patroli Polsek Tasikmadu. Informasi yang dihimpun, pelaku tercatat sebagai warga Kota Solo, berinisial NYA, 20 tahun. Saat ini, pelaku berada di Mapolsek Tasikmadu untuk dimintai keterangan. berasal dari tangan maling tersebut, polisi mengamankan barang bukti berbentuk celurit dan televisi hasil curian.  Pokermulia Poker online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot