Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 28 Januari 2021

Mobil Jenazah Covid-19 Depok Nyasar ke Rumah Warga Gegara Ikuti Google Maps

Mobil Jenazah Covid-19 Depok Nyasar ke Rumah Warga Gegara Ikuti Google Maps

Mobil Jenazah Covid-19 Depok Nyasar ke Rumah Warga Gegara Ikuti Google Maps

Wabah Covid-19 yang sampai pas ini melanda semua dunia telah mengundang bermacam kasus yang kadang-kadang tak terduga.

Salah satunya kasus pengantaran jenazah pasien Covid-19 yang mesti langsung dikubur di permakaman yang telah ditunjuk sebelumnya.

Pemerintah sempat kewalahan menghadapi banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Tempat pemakaman umum sampai penuh sampai memaksa pemerintah membuka lahan baru untuk menampung jenazah pasien Covid-19.

Hal ini pasti saja menyebabkan para sopir ambulans yang mengantar jenazah pasien Covid-19 ke pemakaman tersebut mengalami kebingungan.

Masalahnya, lahan pemakaman Covid-19 tersebut dibuat di tempat-tempat yang barangkali jauh dari tempat tinggal sakit pasien dirawat.

Bahkan, meski telah mengikuti arahan Google Maps sekali pun, belum pasti bisa menemukan lokasinya bersama tepat.

Mungkin dikarenakan masih baru, pemakaman umum daerah menguburkan jenazah pasien Covid-19 belum terdata oleh Google Maps.

Kasus mobil ambulans Covid-19 tidak benar jalan pas mengantarkan jenazah ke pemakaman baru-baru ini terjadi di Kota Depok, Jawa Barat.

Ambulans Covid-19 tersebut kesasar pas mengantarkan jenazah dikarenakan turut arahan Google Maps.

Niatnya senang mengantarkan jenazah ke TPU Bedahan di Sawangan, ambulans Covid-19 itu malah menuju Jl. Bedahan di Cilodong.

Kata petugas ambulans, dia mengikuti arahan Google Maps, dan diarahkan ke Jl. Bedahan di Cilodong. Padahal sasaran yang hendak dituju adalah TPU Bedahan di Sawangan.

Mirisnya lagi, kejadian ini telah yang ketiga kali orang kesasar ke Bedahan di Cilodong. Petugas pun menghendaki warga untuk menulis alamat yang lengkap.

" Untuk petugas yang senang ke Bedahan Sawangan untuk menulis alamatnya yang lengkap agar tidak ada yg nyasar ke Bedahan Cilodong/TPU Bedahan, Cibinong," tulisnya.

Video ini yang diunggah akun Instagram @infodepok.id ini viral dan mendapat respons netizen yang menjadi kasihan bersama petugas ambulans.

Sebagian ada yang memberi saran untuk tidak pakai Google Maps, tapi aplikasi lain seperti Waze.

" Biasanya tidak cukup cermat didalam pengetikan wilayah."

" Emang, gw pernah nyasar ke TPU daerah pengasinan gara2 map."

" Makanya pake waze aja, google maps lama2 buta peta ada problem bedain mana sawah kuburan mirip jalan." Pokermulia Poker online

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot