Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Minggu, 24 Januari 2021

Jack Ma Muncul Setelah Menghilang Berbulan-bulan

Jack Ma Muncul Setelah Menghilang Berbulan-bulan

Jack Ma Muncul Setelah Menghilang Berbulan-bulan

Jack Ma akhirnya muncul kembali sesudah sebagian saat lantas dikabarkan hilang berasal dari publik. Dalam video yang dipublikasikan terhadap Rabu 20 januari 2021, miliader asal China ini muncul tengah menghadiri acara penghargaan 'Jack Ma Rural Teachers Awards', menurut New York Post.

Seorang investor dan penasehat di China’s Tech Sector, Duncan Clark, baru-baru ini menyebutkan kepada NPR bahwa pendiri Alibaba yang pernah banyak berbicara itu hidup di bawah radar sesudah hadapi reaksi keras atas pidatonya yang dinilai menyerang sistem regulasi keuangan China terhadap Oktober 2020.

Setelah pidato tersebut, regulasi China menangguhkan afiliasi keuangan Alibaba sebesar US$37 juta dan meluncurkan penyidikan terhadap perusaahan Ma.

“ Saya pikir yang mendasari terjadinya stimulus kepada Jack Ma ini merupakan sebagai penegasan kembali peran negara di dalam perekonomian, yang mana ini terhitung adalah agenda Presiden Xi Jinping,” tutur Duncan terhadap NPR.

Menurut laporan yang ada, mantan guru Inggris ini sudah dua bulan lebih tidak terlihat di publik. Bahkan dia tidak datang ke acara reality shownya sendiri.

“ Pemahaman aku adalah bahwa dia disuruh untuk bersembunyi,” kata Duncan.

“ Saya pikir terhadap dasarnya orang-orang menginginkan Ma kembali terhadap posisinya semula,” tambahnya.

Kabar 'menghilangnya' pendiri Alibaba, Jack Ma sepanjang dua bulan menemukan titik terang. Jack Ma menghilang bersama alasan tidak layaknya yang diisukan.

“ Dia sengaja tidak muncul bersama alasan tertentu,” kata pembawa berita CNBC, David Faber, dikutip berasal dari Business Insider, Kamis 7 Januari 2021.

“ Kamu bisa memperkirakan itu terjadi sebagian waktu,” tambah Faber.

Seorang sumber, lanjut dia, menyebutkan Jack Ma enggan tampil di depan publik di tengah ketegangan Partai Komunis Tiongkok bersama Alibaba dan Ant Group.

Menurut Yahoo Finance, pemerintah Tiongkok menekan perusahaan fintek Jack Ma, Ant Group. Sistem keuangan Tiongkok menolak IPO Ant Group terhadap November 2020.

“ Dia kemungkinan tak tampil di publik, tapi tidak ‘hilang’,” kata Faber.

Jurnalis ini menolak analisis Jack Ma dicekal oleh otoritas Tiongkok gara-gara perbuatannya. Ketegangan bersama pemerintah bermula saat Jack Ma mengkritik sistem keuangan Tiongkok.

Miliarder China, Jack Ma, menjadi penuturan publik. Dia dikabarkan menghilang sepanjang dua bulan belakangan supaya menimbulkan banyak spekulasi.

Senin 4 Januari 2021, pendiri Alibaba ini terhitung tak muncul di dalam episode final talent show “  Africa’s Business Heroes”. Acara milik Jack Ma ini mengimbuhkan peluang bagi wirausahawan Afrika untuk beroleh pendanaan US$1,5 juta (Rp20,87 miliar).

Tak hanya itu, Jack Ma semestinya menjadi juri. Namun, diganti oleh eksekutif Alibaba terhadap babak final yang ditayangkan bulan Februari. Menurut Telegraph, fotonya pun dihapus berasal dari web site web.

Juru berbicara Alibaba, sebagaimana dikutip Financial Times, menyebut Jack Ma tak bisa menjadi bagian di dalam panel juri gara-gara ada jadwal yang bentrok. Cuitan paling akhir Jack Ma terhitung muncul terhadap 10 Oktober 2020.

Menurut informasi, kerajaan usaha Jack Ma, Ant Group, masuk radar pengawasan Beijing. Hal ini terjadi sesudah mantan guru bhs Inggris itu menyampaikan pidato kontroversial di Shanghai terhadap 24 Oktober 2020.

Ia mengkritik sistem regulas Tiongkok yang mencegah inovasi. Bahkan, Jack Ma menyamakan keputusan perbankan mirip bersama “ klub orang tua”.

“ Sistem keuangan saat ini adalah warisan berasal dari era industri. Kita harus mempersiapkan generasi baru dan generasi baru. Kita harus mereformasi sistem saat ini,” kata dia.

Kritik ini menyebabkan pemerintah Tiongkok berang. Dianggap menyerang otoritas Partai Komunis, Ant Group terkena imbasnya.

Seminggu kemudian, bursa saham Shanghai membatalkan konsep IPO Ant Group senilai US$37 miliar (Rp520,26 triliun). Kemudian, pemerintah Tiongkok menyelidiki monopoli dan antipersaingan di Alibaba Group. Pemerintah terhitung memerintahkan Ant Group untuk merestrukturisasi bisnisnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot